TRANSKRIP DAN TERJEMAH LENGKAP PIDATO ABU UBAIDAH JUM'AT. 03 JUMADIL AWWAL 1445 /17 Nov 2023
TRANSKRIP DAN TERJEMAH LENGKAP PIDATO ABU UBAIDAH JUM'AT 17/11/2023
#TaufanAlAqsha @sahabatalaqsha
بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan
menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللَّهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَخَدِيرٌ
الحمد لله ناصر المجاهدين، ومذلِّ الطُّغاة المتجبرين،
والصلاة والسلام على نبينا المجاهد الشهيد، وعلى آله وصحبه ومن جاهد جهاده وبعد.
Dan Shalawat serta Salam kepada Nabi kami sang mujahid-syahid, serta keluarganya, para sahabatnya, dan siapapun menempuh jalur jihad Beliau.
Wahai
segenap bangsa besar kami di segala tempat, para mujahid pahlawan, pejuang yang
kuat, umat Islam dan Arab, kaum merdeka di seluruh dunia.
Assalaamu'alaykum wa
Rahmatullaahi wa Barakaatuh
Setelah
42 hari pertempuran Taufan Al-Aqsha yang dimulai pada tanggal 7 Oktober yang
mulia, para mujahid terus melakukan operasi pertahanan dan perlawanan terhadap
pasukan Zionis yang menyerang Gaza dari beberapa arah seperti Barat Beit Lahia
dan Beit Hanoun di utara Jalur Gaza.
Dalam
empat hari terakhir, mujahidin berhasil merusak dan menonaktifkan 62 kendaraan
militer Zionis, termasuk tank, kendaraan lapis baja, dan buldoser, dengan
menargetkannya menggunakan peluru anti-tank Yasin 105, bom roket, dan perangkat
peledak lainnya.
Juga,
mereka berhasil menargetkan konsentrasi pasukan musuh dan individu yang
bersembunyi di beberapa bangunan menggunakan ranjau dan senjata menengah, serta
senjata penembak jitu.
Selain
itu, mujahidin melancarkan dua operasi terpisah tiga hari yang lalu dan
berhasil menyergap setidaknya sembilan tentara Zionis di luar kendaraan mereka.
Pada
pagi kemarin, mujahidin di Barat Laut Beit Lahia berhasil merusak dua pos
militer musuh dengan peluru anti-tank, dan pada hari kemarin juga, mereka
berhasil menghancurkan sebuah apartemen yang digunakan oleh pasukan khusus
musuh di Beit Hanoun dengan menargetkannya,menggunakan peluru anti-benteng dan
perangkat peledak, yang menyebabkan kematian dan luka-luka pada semua yang
berada di dalamnya.
Senjata
artileri kami juga terus menargetkan perkumpulan musuh di area penyusupan atau
area perkumpulan di dalam Gaza dan sekitarnya dengan rudal jangkauan pendek
jenis Rujum dan mortir. Senjata artileri juga menyerang lokasi di kota-kota
penjajahan utama seperti Tel Aviv dan Ashkelon dengan salvo rudal.
Sementara
kami terus berusaha menghadapi serangan musuh dan menyebabkan kerugian besar
dalam nyawa pasukan dan peralatan militer mereka, pasukan musuh yang kejam terus
melakukan pembunuhan terhadap warga sipil, termasuk anak-anak, wanita, dan
penduduk yang aman di rumah dan tempat pengungsian mereka.
Mereka
terus melanggar semua norma dan melakukan kejahatan perang dengan menyerbu
rumah sakit, pusat kesehatan, dan lembaga sipil untuk mencari bukti palsu dan
pusat komando khayalan. Tentara musuh terus melanjutkan penjarahan atas jenazah
para syuhada dan pasien serta korban yang terluka dan staf medis, anak-anak
yang terluka dan pengungsi sipil.
Kami
di Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam, setelah 42 hari pertempuran,
menegaskan hal-hal berikut:
Pertama,
pencapaian mujahidin di medan perang di antaranya adalah keberhasilan mereka
dalam membunuh para perwira dan tentara musuh, serta penghancuran kendaraan dan
peralatan militer mereka.
Mujahidin
terus mengejar pasukan dan kendaraan musuh dari jalan ke jalan, mengelilingi
mereka, dan memberikan pukulan mematikan yang memaksa mereka mundur di beberapa
front dan mengubah jalur pergerakan mereka secara terus-menerus.
Kami telah mempersiapkan diri untuk pertahanan panjang, berkelanjutan, dan terus-menerus dari semua arah. Setiap saat yang dihabiskan oleh pasukan penjajah di Gaza akan menimbulkan kerugian beruntun bagi mereka dengan bantuan kekuatan dari Allah عز و جل.
Kedua, upaya
penipuan oleh kriminal Netanyahu dan kepemimpinan perangnya di kompleks
Asy-Syifa dan rumah sakit lain di Gaza hanya memancing tawa.
Mereka
mencari ilusi untuk menyembunyikan kelemahan dan kekalahannya yang
sesungguhnya. Masuknya pasukan musuh Nazi dengan tank ke kompleks medis untuk
menunjukkan kekuatan dan mengendalikannya adalah bukti terbesar kegagalan dan
kekalahan mereka, dan itu adalah aib bagi seluruh sistem dunia yang mengklaim
hak asasi manusia dan hukum internasional.
Ketiga,
kami menghargai dan mengapresiasi kekuatan perlawanan saudara-saudara kami di
Tepi Barat dan para pejuang dari umat Islam yang berpartisipasi dalam
Pertempuran #TaufanAlAqsha dengan aksi yang meningkat dan berkelanjutan.
Kami
mengajak mereka untuk meningkatkan pukulan yang menyakitkan terhadap musuh Nazi
ini di semua front dan medan perang.
Setiap
pukulan yang diarahkan ke arah musuh ini dalam perang mereka melawan rakyat dan
umat kami adalah pukulan yang menyakitkan dan efektif yang akan membuat musuh
menyadari bahwa mereka berperang melawan satu bangsa dan satu umat yang menolak
dan melawan mereka untuk mengusir mereka dari tanah dan tempat suci kami.
Keempat,
kami katakan kepada masyarakat musuh yang disesatkan oleh pemerintah fasisme
mereka, bahwa berita tentang tentara kalian yang tewas di medan pertempuran
akan sampai kepada kalian cepat atau lambat, dan jumlahnya lebih dari yang
kalian duga.
Mengenai
tawanan kalian, kami ingin meletakkan ini sebagai isu kemanusiaan. Salah satu
motif dan pencetus operasi Taufan Al-Aqsha pada tanggal 7 Oktober adalah
serangan oleh pemerintahan ekstrem kalian yang jahat terhadap tahanan kami di
penjara.
Kami
telah menawarkan kesepakatan pertukaran sejak awal pertempuran untuk
menyelesaikan masalah kemanusiaan ini.
Kami
berusaha dan berjuang untuk menjaga nyawa tawanan kalian, dan terkadang kami
berhasil, namun terkadang kami tidak berhasil karena serangan brutal dari
pasukan kalian.
Namun,
kami ingin memberi tahu kalian bahwa pemimpin kalian tampaknya telah memutuskan
untuk menjadikan nasib tawanan kalian di antara tiga pilihan: hilang seperti
Kharon, tewas seperti Nachshon Waxman,
atau dilupakan dan diabaikan seperti Shaul Aron dan Hadar Goldin.
Terakhir,
kepada segenap bangsa kami yang besar, salam sejahtera untuk kalian, salam
untuk keberanian, keteguhan, dan ketahanan kalian dalam menghadapi penindasan.
Salam
untuk jiwa syuhada kami, anak-anak tak bersalah kami, dan keluarga kami yang
tertindas. Salam untuk jiwa kalian yang akan mengudara suatu hari nanti di
langit Masjidil Aqsha yang telah merdeka dan suci dari najis pembunuh kalian.
Salam
untuk kalian, bangsa besar kami, yang membongkar kedustaan dunia dengan hukum yang bengkok,
organisasi yang cacat, dan standar ganda mereka.
وإنه لجهاد، نصر أو استشهاد
Ini
adalah Jihad; menang atau Syahid
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.
Wassalaamu'alaykum
wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh
Sumber: @sahabatalaqsha
/JuliHartono04051445

Komentar
Posting Komentar